Nama saya Roki Sugianto (22 Tahun) anak ke dua dari dua bersaudara tumbuh dan dibesarkan di Kota Tasikmalaya bersama kelurga tercinta yang selalu saya banggakan karena sikap demokrasi mereka, orang-orang terdekat biasa memanggil saya "Oky". Setelah lulus dari SMA, saya di ajak paman untuk bekerja di Cikarang dan saya pun mengikutinya. Saya tinggal dirumah paman bersama keluarganya kurang lebih setahun dan kemudian memutuskan untuk tidak tergantung kepada mereka.Disini saya sangat beruntung karena di pertemukan dengan sahabat-sahabat yang sangat baik.
Saya suka seni lukis, seni sastra, musik, film,dan teknology namun yang paling dominant adalah musik, karena mungkin dari kecil telinga saya sudah terbiasa disuguhi gesekan dawai harmonis dari seorang vionis yaitu kakek saya sendiri. Meskipun kakek saya seorang vionis, tapi saya kurang berminat untuk memainkan alat musik tersebut. Malu sendiri rasanya kalau mengingat masa dimana saat itu saya merengek rengek ingin dibelikan sebuah gitar akustik kepada orang tua saya dan akhirnya keinginan ku dituriti juga. Pertama kali saya bisa memainkan gitar waktu itu saya mainkan lagu virus dari slank, waktu itu saya masih duduk di bangku kelas 5 SD dan saya sangat senang sekali bisa memainkan full lagu tersebut walaupun agak berantakan chordnya. Disela aktifitas kerja dan kuliah, tak banyak yang saya lakukan selain menulis lirik lagu, memainkan gitar, dan menyalakan notebook. Saya adalah orang yang agresif tapi pasif, saya tidak suka banyak bicara dan memang saya kurang komunikatif,saya senang berdiam diri, saya senang berkhalayal,saya adalah perokok,saya suka semua jenis aliran musik,saya selalu dingin dan cuek,saya bukan pengidola sejati untuk para RockStar karena rasa pengidolaan ku selalu angin anginan, saya bukan orang yang rapi 'itu bisa dilihat dari tulisan tanganku',saya termasuk orang sensitif tapi jarang di ungkapkan dan selalu membiarkan meledak dalam hati, saya suka melebih lebihkan hal sepele, saya senang beropini tanpa alasan yang kuat selain dari pada kejujuran semata. Hal yang paling menyebalkan bagi saya adalah orang yang selalu mencari kesalahan pada diri saya, terpaksa harus bilang f**k y** kepada semua orang yang gak menghargai diri saya sebagai manusia.
Di sini saya mempunyai band dan bongkar pasang personel di dalam band bagi saya sudah tidak aneh lagi.
Saya sependapat dengan kata bijak Kurt Cobain mengenai tujuan untuk membentuk sebuah band :
Bagi orang sekilas memang kedengaran naif, siapa sih yang gak mau populer, tapi itulah misteri hidup kadang terlihat absurd dan tergantung naluri dari setiap manusia itu sendiri bagaimana dia menjalani hidup sesuai apa kata hatinya yang menurut dia benar.



0 komentar:
Posting Komentar